Laporan praktek managemen bk dalam mengatasi kecemasan terhadap covid-19

 

Nama : Annisa atun rahmah

Nim : 1712020017

Tugas : managemen bk

Dosem : Dr. Melyarti Syarif, M. Pd

 

Laporan praktek managemen bk dalam mengatasi kecemasan terhadap covid-19

 

Nama tempat : kampung dalam gadur, padang pariaman

Hari/tanggal : 21 April 2020

Konseris : Annisa atun rahmah

 

no

Hari/tanggal

kegiatan

1

Selasa/ 21 april 2020

a.       pemberian layanan dimulai dengan membentuk sebuah grub via Wa

b.      memantau tingkat keberhasilan dari hasil via wa dalam membentuk masyarakat dalam pemberian layanan konseling karena banyak dari masyarakat yang mengalami kecemasan pada dirinya.

c.       setelah di pantau ternyata memberikan layanan melelui via wa kurang efektif.

2

Rabu/ 22 april 2020

a.       membuat narasi singkat dalam bentuk pemberian bantuan layanan yang mana akan di bagikan kerumah warga, yang mana disini sudah bekerja sama dengan wali korong setempat dan hal ini cukup efektif dilakukan.

b.      meminta pendapat masyarakat mengenai pemberian layanan ini

c.       laporan

 

 

 

 

 

 

 

Bentuk Narasi singkat

 

Mengurangi tingkat kecemasan masyarakat korong kampung

dalam perihal pandemi covid 19

 

Assalamualaikum wrb

Bapak, ibuk dan teman- teman yang dirahmati Allah, saat ini telah kita ketahui bahwa dunia saat ini telah digemparkan oleh virus yang mematikan, virus ini telah menyebar di berbagai belahan dunia termasuk indonesia saat ini, virus ini juga menyebar d berbagai daerah termasuk di tempat kita ini korong kampung dalam gadur.

Dapat kita ketahui bahwa virus ini yg bernama virus covid-19, virus ini yaitu

penyakit yang diidentifikasi di kota Wuhan, di provinsi Hubei Cina pada Desember 2019.

Covid-19 telah menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia terus bertambah.

 

Dalam hal ini jangan terlalu cemas dalam menanggapi hal ini karena akan berdampak buru

k kepada diri kita sendiri.

Kecemasan ini yaitu berupa rasa takut, kekhawatiran yang berkepanjangan dan rasa gugup meembuat seseorang menjadi stres sehingga mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. Sebagai contoh dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh seseorang, apabila kekebalan tubuh kita menurun maka virus it mudah masuk kedalam tubuh kita.

Untuk itu perlunya kita menjaga diri kita dan orang lain, dengan membentuk langkah-laangkah dalam mengurangi rasa cemas ini

 

Cari sumber-sumber yang dapat dipercaya

Dalam sehari, berapa banyak informasi yang beredar seputar corona di grup aplikasi pesan Anda?

Meski beragam informasi tersebut disebar oleh keluarga atau teman, Anda sebaiknya lebih hati-hati karena tak menutup kemungkinan bahwa berita itu hoaks. Alih-alih merasa tenang, Anda justru bisa lebih panik dan cemas.

Pastikan Anda selalu memantau perkembangan virus corona dari sumber-sumber yang benar-benar terpercaya. Contohnya dari situs WHOKementerian Kesehatan RI, dan Health Map

2. Jaga kesehatan dengan baik

Di tengah pandemi COVID-19 ini, salah satu hal yang dapat Anda lakukan agar lebih tenang adalah menjaga kesehatan. Saat Anda merasa tidak menjaga kesehatan diri dengan cukup baik, Anda mungkin akan lebih takut untuk tertular.

Terapkan pola hidup sehat dengan kiat-kiat di bawah ini:

1.                  Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang.

2.                  Minum air putih yang cukup, minimal 2 liter untuk orang dewasa.

3.                  Tetap aktif dengan rutin berolahraga.

4.                  Cukup tidur, setidaknya 7-9 jam untuk orang dewasa.

5.                  Hentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol.

6.                  Cuci tangan lebih sering, setidaknya 20 detik dengan air bersih yang mengalir dan sabun. Lakukan ini sebelum maupun sesudah makan atau menyiapkan makanan, serta sesudah bepergian, bersin, batuk, atau ke toilet.

Berdoa dan meditasi juga mungkin bisa membantu dalam menenangkan serangan panik yang berkecamuk dalam diri Anda.

 

 

1.                  Perlukah Pakai Masker Sebagai Cara Pencegahan Virus Corona? Ini Penjelasannya

2.                  Video cara mencuci tangan yang benar agar efektif singkirkan virus

3.                  Sering Muncul di Berita, Apa Beda ODP, PDP, dan Suspect Virus Corona?

3. Tetap terhubung dengan orang-orang tercinta

Kebijakan isolasi telah diberlakukan di beberapa wilayah demi mencegah penyebaran virus corona. Hal ini bisa saja membuat Anda lebih stres dan merasa kesepian.

Dengan memelihara koneksi bersama orang-orang yang Anda sayangi, rasa panik, takut, dan lelah yang mendera Anda niscaya dapat jauh berkurang.

Menelepon atau melakukan video call dengan keluarga dan teman-teman termasuk cara jitu yang bisa Anda lakukan untuk tetap terhubung dan menjaga kesehatan mental. Anda dapat bercerita dan berbagi canda, sehingga perasaan akan lebih tenteram.

Jika Anda membagikan informasi seputar virus coronapada orang lain, pastikan dulu bahwa info tersebut benar-benar valid dan berasat dari sumber-sumber terpercaya. 

4. Istirahat sejenak dari berita

Tidak sehat jika Anda terus-menerus membaca, mendengar, dan menonton berita. Cobalah luangkan waktu untuk bersantai dan melakukan beberapa aktivitas yang Anda sukai. Misalnya, membaca buku, berkebun, mendengarkan musik atau podcast, menggambar, dan lainnya.

Saat mengobrol dengan keluarga dan teman-teman, usahakan agar Anda tidak terlalu fokus untuk membahas wabah ini.

Menghindari berita sama sekali memang sebaiknya tidak Anda lakukan. Cara terbaik adalah dengan membatasinya agar Anda tidak terlalu stres.

5. Alihkan perhatian untuk sementara

Waspada boleh saja, tapi jangan melulu berfokus pada pandemi corona. Sesekali, Anda juga butuh untuk mengalihkan perhatian dan bersantai untuk beberapa waktu.

Sebagai contoh, Anda bisa bermain bersama hewan piaraan, berjalan mengelilingi rumah, merawat tanaman, dan banyak lagi.

6. Berpikir positif

Mungkin ini terdengar klise, tapi menghadapi krisis dengan pikiran negatif tidak akan membuat diri Anda lebih tenang, bukan?

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memelihara pikiran positif. Mulai dari memberikan sugesti positif pada diri sendiri, lebih berfokus pada hal-hal baik dan menyenangkan dalam hidup, serta berbagi cerita dan canda dengan orang-orang tercinta maupun orang-orang yang membuat Anda lebih semangat.

Stres dan krisis emosional lainnya juga tidak boleh dianggap remeh. Jika Anda atau orang-orang terdekat mengalami gangguan kesehatan mental terkait pandemi corona yang sedang berlangsung, Anda disarankan untuk menghubungi pihak yang dapat membantu, seperti psikolog.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesimpulan Dinamika dan Masalah Kependudukan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.A DENGAN DEMAM KEJANG di RUANG ANAK RSUD PARIAMAN