SILABUS PEMBELAJARAN Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII

 

 

 

 

 

SILABUS PEMBELAJARAN

SMP / MTs

 

PJOK

 

Nama Sekolah        :   SMPN

Kelas                       :   VII (Tujuh)

Nama Guru            :   

 


SILABUS PEMBELAJARAN

 

Mata Pelajaran                :   Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Kelas                                 :   VII

Alokasi Waktu                 :   3 Jam Pelajaran/Minggu

Kompetensi Inti (KI)       :  

·     KI-1 (Spiritual)            :   Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

·     KI-3 (Soasial)               :   Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya

·     KI-3 (Pengetahuan)    :   Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

·     KI 4 (Keterampilan)   :   Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

 

Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan melalui  keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang  proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

 

 

 

 

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Penilaian

Waktu

Karakter

Sumber Belajar

1

2

3

4

5

6

7

8

3.1Memahami gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional*)

4.1Mempraktikkan gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional*)

 

Pemahaman dan praktik gerak spesifik permainan bola besar (sepak bola) :

·    Menendang/ mengumpan 

·    Menghentikan bola

·    Menggiring

·    Menyundul bola

·    Melempar ke dalam

·    Menjaga gawang

·    Gerak tanpa bola

 

 

Pembelajaran Saintifik

·          Peserta didik menyimak informasi dan peragaan materi tentang gerak spesifik menendang/mengumpan bola, menghentikan bola, menggiring bola, menyundul bola, melempar bola ke dalam,  dan menjaga gawang permainan sepak bola secara individual, berpasangan atau berkelompok.

·          Peserta didik mencoba melakukan gerak spesifik menendang/mengumpan bola, menghentikan bola, menggiring bola, menyundul bola, melempar bola ke dalam, dan menjaga gawang dalam permainan sepak bola secara individual, berpasangan atau berkelompok.

·          Peserta didik mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru tentang gerak spesifik menendang/ mengumpan bola, menghentikan bola, menggiring bola, menyundul bola, melempar bola ke dalam, dan menjaga gawang dalam permainan sepak bola.

·          Peserta didik memperagakan hasil belajar gerak spesifik menendang/ mengumpan bola, menghentikan bola, menggiring bola, menyundul bola, melempar bola ke dalam, dan menjaga gawang dalam permainan sepak bola yang menekankan pada nilai-nilai: disiplin, sportif, kerja sama, percaya diri, dan kerja keras.

·          Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.

 

·       Pengertian dan asal usul Permainan sepakbola

·       Lapangan dan Perlengkapan Permainan Sepak bola

·       Gerak spesifik menendang/ mengumpan bola 

a.  Sikap (Jurnal)

b.  Pengetahuan (Tes tertulis dan penugasan)

c.  Keterampilan/

Praktik (Unjuk kerja)

 

3 x Pertemuan

( 9 JP )

·     Disiplin (N)

·     Sportifitas (IT)

·     Kerja sama (G)

·     Percaya diri (R)

·     Kerja keras (M)

 

a.  Muhajir. 2016. PJOK (Buku siswa)PT. Yudhistira (hal. 1-15).

b.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku guru) PT. Yudhistira (hal. 59-78).

 

3.2 Memahami gerak spesifik dalam berbagai permainan bola kecil sederhana dan atau tradisional. *)

4.2 Mempraktikkan gerak spesifik dalam berbagai permainan bola kecil sederhana dan atau tradisional. *)

 

Bulutangkis:

·    Memegang raket

·    Posisi berdiri/stance

·    Gerakan kaki/footwork

·    Servis panjang

·    Servis pendek

·    Pukulan forehand

·    Pukulan backhand

·    Pukulan smash

Pembelajaran Resiprokal

·       Peserta didik mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan.

·       Peserta didik bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak spesifik memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, servis panjang, servis pendek, pukulan forehand, pukulan backhand, dan pukulan smash permainan bulutangkis, dengan berbagai posisi baik tanpa awalan maupun dengan awalan.

·       Peserta didik berbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi pelaku” dan siapa yang menjadi pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak spesifik memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, servis panjang, servis pendek, pukulan forehand, pukulan backhand, dan pukulan smash permainan bulutangkis, dengan berbagai posisi baik tanpa awalan maupun dengan awalan satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja).

·       Peserta didik secara berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru.

·       Peserta didik mencoba tugas gerak spesifik memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, servis panjang, servis pendek, pukulan forehand, pukulan backhand, dan pukulan smash permainan bulutangkis dalam bentuk permainan sederhana dengan pertauran yang dimodifikasi, yang menekankan pada nilai-nilai disiplin, sportivitas, kerja sama, percaya diri, dan kerja keras.

·       Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.

 

·      Pengertian dan asal – usul Bulutangkis

·      Lapangan dan Perlengkapan Permainan Bulu Tangkis

·      Gerak Spesifik Memegang Raket

·      Gerakan spesifik pukulan servis

a.  Sikap (jurnal)

b.  Pengetahuan (Tes tertulis dan penugasan)

c.  Keterampilan/

Praktik (Unjuk kerja)

 

3 x Pertemuan

( 9 JP )

·     Disiplin

·     Sportifitas

·     Kerja sama

·     Percaya diri

·     Kerja keras

a.  Muhajir. 2016. PJOK (Buku siswa).PT. Yudhistira (hal. 50-55).

b.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku guru). PT. Yudhistira (hal. 122-136).

3.3Memahami gerak spesifik jalan, lari, lompat, dan lempar dalam berbagai permainan sederhana  dan atau tradisional.*)

4.3  Mempraktikkan gerak spesifik jalan, lari, lompat, dan lempar dalam  berbagai  permainan  sederhana dan atau tradisional.

Lari Jarak Pendek:

·    Start

·    Gerakan lari jarak pendek

·    Memasuki garis finish

 

Pembelajaran Inquiry/Discovery Learning

·         Peserta didik melakukan gerak spesifik start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garis finish lari jarak pendek, sesuai dengan instruksi guru sebelum pembelajaran dimulai.

·         Guru membuka dan menjelaskan manfaat dan tujuan pembelajaran gerak spesifik start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garis finish lari jarak pendek bagi kesehatan dan kebugaran jasmani.

·         Peserta didik melakukan gerak spesifik start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garis finish lari jarak pendek sesuai dengan penjelasan guru secara individu maupun kelompok, dan menyampaikan arti penting kerja sama dalam gerak spesifik lari jarak pendek.

·         Seluruh gerak spesifik start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garis finish lari jarak pendek, yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan.

·         Peserta didik secara individu dan atau kelompok melakukan gerak spesifik start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garis finish lari jarak pendek, yang menekankan pada nilai-nilai: disiplin, sportifitas, kerja sama, percaya diri, dan kerja keras sesuai dengan koreksi yang diberikan oleh guru.

·         Guru mengamati seluruh aktifitas peserta didik dalam melakukan gerak spesifik start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garis finish lari jarak pendek secara seksama.

 

·      Pengertian dan Asal Usul Atletik

·      Gerak spesifik lari jarak pendek (star, aba-aba star, saat lari, finis)

 

a.  Sikap (jurnal)

b.  Pengetahuan (Tes tertulis dan penugasan)

c.  Keterampilan/

Praktik (Unjuk kerja)

 

2 x Pertemuan

( 6 JP )

·     Disiplin

·     Sportifitas

·     Kerja sama

·     Percaya diri

·     Kerja keras

a.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku siswa). PT. Yudhistira (hal. 71-76).

b.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku guru).PT. Yudhistira (hal. 165-177).

3.4 Memahami gerak spesifik seni beladiri. **)

4.4 Mempraktikkan gerak spesifik seni beladiri. **)

 

Beladiri:

·      Kuda-kuda

·      Pola langkah

·      Pukulan

·      Tendangan

·      Tangkisan

·      Elakan

·      Hindaran

 

Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)

 

·      Peserta didik menyimak informasi dan peragaan materi tentang gerak spesifik kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan hindaran beladiri pencak silat.

·      Peserta didik membagi diri ke dalam kelompok sesuai dengan petunjuk guru.

·      Peserta didik merancang rangkaian gerak (jurus) seni beladiri sesuai dengan gerakan yang dikuasai dan kreativitas kelompok dalam bentuk tulisan dan gambar (paling tidak memuat dua puluh gerakan dan menuju tiga arah.

·      Setiap anggota kelompok mencoba secara bersama-sama hasil rancangan jurus tersebut dan saling memberikan umpan balik.

·      Peserta didik memaparkan hasil rancangan kelompoknya, disertai peragaan seluruh anggota kelompok secara bergantian di depan kelas, yang menekankan nilai-nilai disiplin, sportivitas, kerja sama, percaya diri,  dan kerja keras.

·      Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran dalam bentuk rancangan jurus dan peragaan yang dilakukan.

 

·      Pengertian dan asal usul pencak silat

·      Sikap kuda-kuda, Pola langkah

·      Serangan tangan, Tangkisan tangan

a.  Sikap (jurnal)

b.  Pengetahuan (Tes tertulis dan penugasan)

c.  Keterampilan/

Praktik (Unjuk kerja)

 

3 x Pertemuan

( 9 JP )

·     Disiplin

·     Sportifitas

·     Kerja sama

·     Percaya diri

·     Kerja keras

a.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku siswa). PT. Yudhistira (hal. 89-96).

b.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku guru).PT. Yudhistira (hal. 204-218).

3.5 Memahami konsep latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) dan pengukuran hasilnya

4.5 Mempraktikkan latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) dan pengukuran hasilnya

 

Latihan dan pengukuran kebugaran jasmani terkait dengan kesehatan:

·    Komposisi tubuh

·    Daya tahan jantung dan paru-paru/ cardivascular

·    Daya tahan otot

·    Kelentukan

·    Kekuatan

·    Pengukuran kebugaran jasmani

 

Pembelajaran Inquiry/discovery learning

 

·         Peserta didik melakukan latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan, yang meliputi: komposisi tubuh, daya tahan jantung dan paru-paru/cardiovascular, daya tahan otot, kelentukan, dan kekuatan, sesuai dengan instruksi guru sebelum pembelajaran dimulai.

·         Guru membuka dan menjelaskan manfaat dan tujuan latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan, yang meliputi: komposisi tubuh, daya tahan jantung dan paru-paru/cardiovascular, daya tahan otot, kelentukan, dan kekuatan bagi kesehatan dan kebugaran jasmani.

·         Peserta didik melakukan latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan, yang meliputi: komposisi tubuh, daya tahan jantung dan paru-paru/cardiovascular, daya tahan otot, kelentukan, dan kekuatan, sesuai dengan penjelasan guru secara individu, berpasangan, maupun kelompok, dan menyampaikan arti penting kerja sama dalam melakukan latihan kebugaran jasmani.

·         Seluruh latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan, yang meliputi: komposisi tubuh, daya tahan jantung dan paru-paru/cardiovascular, daya tahan otot, kelentukan, dan kekuatan, yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan.

·         Peserta didik secara individu, berpasangan, dan atau kelompok melakukan latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan, yang meliputi: komposisi tubuh, daya tahan jantung dan paru-paru/ cardiovascular, daya tahan otot, kelentukan, dan kekuatan, dalam bentuk sirkuit training yang menekankan pada nilai-nilai: disiplin, sportifitas, kerja sama, percaya diri, dan kerja keras sesuai dengan koreksi yang diberikan oleh guru.

·         Guru mengamati seluruh aktifitas peserta didik dalam melakukan latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan, yang meliputi: komposisi tubuh, daya tahan jantung dan paru-paru/cardiovascular, daya tahan otot, kelentukan, dan kekuatan secara seksama.

 

·      Pengertian Kebugaran Jasmani

·      Manfaat Kebugaran Jasmani

·      Latihan kekuatan

·      Latihan daya tahan

a.  Sikap (jurnal)

b.  Pengetahuan (Tes tertulis dan penugasan)

c.  Keterampilan/

Praktik (Unjuk kerja)

 

3 x Pertemuan

( 9 JP )

·     Disiplin

·     Sportifitas

·     Kerja sama

·     Percaya diri

·     Kerja keras

a.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku siswa).PT. Yudhistira (hal. 99-110).

b.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku guru). PT. Yudhistira (hal. 219-232).

3.6 Memahami berbagai keterampilan dasar spesifik senam lantai.

4.6 Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar spesifik senam lantai.

 

Senam Lantai:

·      Keseimbangan menggunakan kaki

·      Keseimbangan menggunakan lengan

·      Keseimbangan menggunakan kepala

·      Guling ke depan

·      Guling ke belakang

 

Pembelajaran Komando

·         Peserta didik menyimak informasi dan peragaan materi tentang gerak spesifik keseimbangan menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan menggunakan kepala, guling ke depan, dan guling ke belakang senam lantai, baik melalui vidio pembelajaran, gambar, maupun peragaan guru atau peserta didik.

·         Peserta didik mencoba gerak spesifik keseimbangan menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan menggunakan kepala, guling ke depan, dan guling ke belakang senam lantai, yang telah diperlihatkan melalui vidio pembelajaran, gambar, diperagakan oleh guru atau peserta didik.

·         Peserta didik melakukan secara berulang-ulang gerak spesifik keseimbangan menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan menggunakan kepala, guling ke depan, dan guling ke belakang senam lantai, sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru.

·         Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang gerak spesifik keseimbang-an menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan menggunakan kepala, guling ke depan, dan guling ke belakang senam lantai.

·         Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.

 

·         Sisiwa dapat menjelaskan gerak-gerak spesifik senam lantai

·         Siswa mampu melakukan gerak senam lantai

a.  Sikap (jurnal)

b.  Pengetahuan (Tes tertulis dan penugasan)

c.  Keterampilan/

Praktik (Unjuk kerja)

 

2 x Pertemuan

( 6 JP )

·     Disiplin

·     Sportifitas

·     Kerja sama

·     Percaya diri

·     Kerja keras

a.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku siswa). Bogor: PT. Yudhistira (hal. 113-124).

b.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku guru). Bogor: PT. Yudhistira (hal. 233-246).

3.7 Memahami variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama.

4.7 Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama.

Aktivitas Gerak Berirama:

·       Langkah dasar

·       Gerak dan ayunan lengan dan tangan

·       Pelurusan sendi tubuh

·       Irama gerak

 

Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)

 

·      Peserta didik menyimak informasi dan peragaan materi tentang variasi dan kombinasi gerak spesifik langkah dasar, gerak dan ayunan lengan dan tangan, pelurusan sendi, dan irama gerak aktivitas gerak berirama.

·      Peserta didik membagi diri ke dalam kelompok sesuai dengan petunjuk guru.

·      Peserta didik merancang variasi dan kombinasi gerak spesifik langkah dasar, gerak dan ayunan lengan dan tangan, pelurusan sendi, dan irama gerak aktivitas gerak berirama, sesuai dengan gerakan yang dikuasai dan kreativitas kelompok dalam bentuk tulisan dan gambar (paling tidak memuat dua puluh gerakan dan menuju tiga arah.

·      Setiap anggota kelompok mencoba secara bersama-sama hasil rancangan variasi dan kombinasi gerak spesifik langkah dasar, gerak dan ayunan lengan dan tangan, pelurusan sendi, dan irama gerak aktivitas gerak berirama tersebut dan saling memberikan umpan balik.

·      Peserta didik memaparkan hasil rancangan kelompoknya, disertai peragaan seluruh anggota kelompok secara bergantian di depan kelas, yang menekankan nilai-nilai disiplin, sportivitas, kerja sama, percaya diri,  dan kerja keras.

·       Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran dalam bentuk rancangan variasi dan kombinasi gerak spesifik langkah dasar, gerak dan ayunan lengan dan tangan, pelurusan sendi, dan irama gerak aktivitas gerak berirama dan peragaan yang dilakukan.

 

·         Siswa mampu menjelaskan langkah dasar

·         Siswa dapat menjelaskan gerak dan ayunan lengan dan tangan

a.  Sikap (jurnal)

b.  Pengetahuan (Tes tertulis dan penugasan)

c.  Keterampilan/

Praktik (Unjuk kerja)

 

3 x Pertemuan

( 9 JP )

·     Disiplin

·     Sportifitas

·     Kerja sama

·     Percaya diri

·     Kerja keras

a.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku siswa).PT. Yudhistira (hal. 127-136).

b.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku guru).  PT. Yudhistira (hal. 247-260).

3.8 Memahami gerak spesifik salah satu gaya renang dengan koordinasi yang baik. ***).

4.8 Mempraktikkan konsep gerak spesifik salah satu gaya renang dengan koordinasi yang baik. ***).

 

Aktivitas Renang:

·    Pengenalan di air

·    Gerakan meluncur

·    Gerakan kaki

·    Gerakan lengan

·    Gerakan mengambil napas

·    Koordinasi gerakan

 

Pembelajaran Komando

·         Peserta didik menyimak informasi dan peragaan materi tentang gerak spesifik pengenalan air, gerakan meluncur, gerakan kaki, gerakan lengan, gerakan mengambil napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada, baik melalui vidio pembelajaran, gambar, maupun peragaan guru atau peserta didik.

·         Peserta didik mencoba melakukan gerak spesifik pengenalan air, gerakan meluncur, gerakan kaki, gerakan lengan, gerakan mengambil napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada, yang telah diperlihatkan melalui vidio pembelajaran, gambar, yang diperagakan oleh guru atau peserta didik.

·         Peserta didik melakukan secara berulang-ulang gerak spesifik pengenalan air, gerakan meluncur, gerakan kaki, gerakan lengan, gerakan mengambil napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada, sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru.

·         Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang gerak spesifik pengenalan air, gerakan meluncur, gerakan kaki, gerakan lengan, gerakan mengambil napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada.

·         Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.

 

·      Pengertian dan asal –usul renang

·      gerakan lengan

·      gerakan kaki

·      gerakan mengambil napas

a.  Sikap (jurnal)

b.  Pengetahuan (Tes tertulis dan penugasan)

c.  Keterampilan/

Praktik (Unjuk kerja)

 

12 x Pertemuan

( 36 JP )

·     Disiplin

·     Sportifitas

·     Kerja sama

·     Percaya diri

·     Kerja keras

a.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku siswa).PT. Yudhistira (hal. 140-146).

b.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku guru).PT. Yudhistira (hal. 261-272).

3.9 Memahami perkembangan tubuh remaja yang meliputi perubahan fisik sekunder dan mental.

4.9 Memaparkan perkembangan tubuh remaja yang meliputi perubahan fisik sekunder dan mental.

 

·    Pertumbuhan

·    Perkembangan

·    Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan fisik sekunder

·    Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan mental

 

Pembelajaran Windows Shoping

 

·         Peserta didik membagi diri menjadi empat kelompok/sesuai dengan pokok bahasan, antara lain: pertumbuhan, perkembangan, faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan fisik sekunder, dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan mental.

·         Setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan hasil diskusi pada kertas plano untuk ditempel di dinding dan dibaca oleh kelompok lain tentang: pertumbuhan, perkembangan, faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan fisik sekunder, dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan mental.

·         Setiap anggota kelompok membaca dan mencatat hasil diskusi kelompok lain yang ditempel, kemudian membuat pertanyaan sesuai dengan pokok bahasan tersebut (paling sedikit satu pertanyaan setiap kelompok/empat pertanyaan).

·         Setiap kelompok mengajukan pertanyaan dan dijawab oleh kelompok lain yang membahas pokok bahasan sesuai pertanyaan tersebut, yaitu: pertumbuhan, perkembangan, faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan fisik sekunder, dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan mental.

·         Setiap kelompok menyusun simpulan akhir dan membacakannya di depan kelas di akhir pembelajaran secara bergiliran, yang menekankan nilai-nilai: disiplin, sportivitas, kerja sama, percaya diri, dan kerja keras.

·         Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.

·       Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan jasmani

·       Faktor-faktor yang mempengaruhi anak usia sekolah

·       Ciri-ciri anak sehat dan tanda-tanda gangguan kesehatan

·       Pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan

Pola-pola hidup sehat

a.  Sikap (jurnal)

b.  Pengetahuan (Tes tertulis dan penugasan)

c.  Keterampilan/

Praktik (Unjuk kerja dan portopolio)

 

2 x Pertemuan

( 6 JP )

·     Disiplin

·     Sportifitas

·     Kerja sama

·     Percaya diri

·     Kerja keras

a.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku siswa).PT. Yudhistira (hal. 149-166).

b.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku guru). PT. Yudhistira (hal. 273-287).

3.10 Memahami pola makan sehat, bergizi dan seimbang serta pengaruhnya terhadap kesehatan.

4.10 Memaparkan pola makan sehat, bergizi dan seimbang serta pengaruhnya terhadap kesehatan.

 

·    Pola makan sehat

·    Zat gizi makanan

·    Gizi seimbang

·    Pengaruh zat gizi maknan terhadap kesehatan

 

Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning)

 

·       Guru menyajikan sebuah fenomena yaitu: sebuah kejadian di suatu tempat terhadap gizi buruk atau endemi kekurangan gizi makanan. Masalah utamanya adalah kekurangan zat gizi makanan dan gizi seimbang, yaitu: pola makan sehat, gizi seimbang, dan pengaruh zat gizi makanan terhadap kesehatan.

·       Peserta didik dengan difasilitasi oleh guru menemukan dan mengklarifikasi masalah tersebut.

·       Peserta didik mengidentifikasi masalah dan melakukan curah pendapat dengan difasilitasi oleh guru.

·       Peserta didik dalam kelompok mengklasifikasi apa yang diketahui, apa yang perlu diketahui, apa yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan masalah, dengan menyusun pertanyaan seperti:

-        Apa yang dimaksud dengan pola makan sehat, zat gizi makanan, dan gizi seimbang?

-        Apa pengaruhnya zat gizi makanan terhadap kesehatan?

-        Penyakit apa yang akan timbul  karena diakibatkan kekurangan dan kelebihan zat gizi makanan?

-        Bagaimanakah cara menanggulangi terhadap kekurangan dan kelebihan zat gizi makanan?

·       Peserta didik mengembangkan penyelesaian berdasarkan pengetahuan yang dimiliki.

·       Peserta didik secara mandiri maupun kelompok mengumpulkan data dan informasi (pengetahuan, konsep, teori) dari berbagai sumber (website, buku siswa, dan lain-lain) untuk menemukan solusi atas  masalah yang ditemukan.

·       Peserta didik mengolah hasil pengumpulan informasi untuk dipergunakan sebagai solusi pemecahan masalah dengan berbagai pembelajaran tentang: pola makan sehat, bergizi dan seimbang, yang meliputi: pola makan sehat, gizi seimbang, dan pengaruh zat gizi makanan terhadap kesehatan dalam kelompok.

·       Peserta didik dalam kelompok berbagi informasi dan diskusi untuk menemukan dan menentukan solusi yang dianggap tepat untuk menyelesaikan masalah.

·       Peserta didik menetapkan solusi penyelesaian masalah.

·       Peserta didik menyusun hasil kerja kelompok yang dapat berupa paparan, peragaan atau dalam bentuk lembaran.

·       Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas.

·       Peserta didik yang lain mereviu dan memberi tanggapan terhadap kerja kelompok.

·       Peserta didik dalam kelompok memperbaiki hasil kerja berdasarkan masukan dan tanggapan dari kelompok lain.

·       Peserta didik bersama-sama guru melakukan mereviu dan refleksi atas pembelajaran yang dilakukan.

·       Peserta didik dan guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua pihak.

·       Peserta didik dan guru bersama-sama mengapresiasikan keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan diskusi kelompok dan dalam permainan sederhana yang menekankan pada nilai-nilai disiplin, kerja sama, percaya diri, dan kerja keras.

·       Peserta didik mengemukakan ulasan terhadap pembelajaran yang dilakukan.

·       Peserta didik dan guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua pihak.

·       Peserta didik dan guru melakukan refleksi atas kontribusi setiap orang dalam proses pembelajaran.

·       Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.

 

 

a.  Sikap (jurnal)

b.  Pengetahuan (Tes tertulis dan penugasan)

c.  Keterampilan/

Praktik (Unjuk kerja dan portopolio)

 

2 x Pertemuan

( 6 JP )

·     Disiplin

·     Sportifitas

·     Kerja sama

·     Percaya diri

·     Kerja keras

a.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku siswa).: PT. Yudhistira (hal. 159-171).

b.  Muhajir. 2017. PJOK (Buku guru). PT. Yudhistira (hal. 288-299).

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesimpulan Dinamika dan Masalah Kependudukan

Laporan praktek managemen bk dalam mengatasi kecemasan terhadap covid-19

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.A DENGAN DEMAM KEJANG di RUANG ANAK RSUD PARIAMAN